Perbedaan Antara Granit dan Keramik
Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Posted on

Perbedaan Antara Granit dan Keramik – Mungkin saja Anda termasuk juga salah seseorang yg masih tetap terasa bingung dalam membedakan keramik serta granit. Keduanya memanglah mempunyai rupa yg begitu serupa, namun terang berbeda. Terlebih dulu kami tegaskan kalau yg disebut granit disini tidaklah batu granit yg termasuk jadi batu alam, tetapi granit monoprosa atau single fired tile. Granit ini umum diterapkan untuk lantai bangunan.

Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Perbedaan Antara Granit dan Keramik
Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Apa sih Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Perbedaan Antara Granit dan Keramik
Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Bila di perhatikan sekilas nampaknya keramik serta granit itu sama juga. Ke-2 bahan bangunan ini keduanya sama adalah material pelapis lantai buatan manusia (artifisial) serta bukanlah material alami. Namun pada intinya pada keramik dengan granit betul-betul berlainan. Perbedaan itu ada pada karakter material, sistem pembuatan, sifat-sifat fisik, dan daya kemampuan yg dipunyainya.

Dalam pilih type bahan bangunan yg digunakan untuk melapisi lantai, umumnya orang cuma lihat dari sisi keindahannya. Banyak orang yg cuma memerhatikan warna serta motif lantai itu tanpa ada sangat memperdulikan type serta karakternya. Hal semacam ini juga yg buat mengapa terdapat beberapa sekali orang yg masih tetap berasumsi bila keramik sama juga dengan granit. Sebab warna serta motif pada ke-2 bahan ini benar-benar sangat serupa.

Beberapa Perbedaan Antara Granit dan Keramik

1. Sistem Pembuatan

Keramik terbuat dari tanah liat yg dibuat dengan jenis spesifik lantas dibakar. Lalu keramik yg sudah dibakar barusan dilapis bahan pengkilap (glaze) di permukaannya. Kemudian, corak/motif di buat diatas susunan glaze untuk lalu dibakar lagi hingga masak serta siap gunakan. Maksud dari sistem pembakaran sejumlah 2 x (double fired tile) ini yakni tingkatkan kekerasan serta kemampuan keramik. Tersebut mengapa, sisi bawah keramik senantiasa berwarna merah ciri khas tanah liat dengan motif serta warna yg tidak sama.

Terkadang keramik di beri penambahan aksesori yg dimaksud listello serta inserto untuk menaikkan nilai estetikanya. Sesudah menambahkan aksesori itu berhasil dikerjakan, keramik butuh dibakar sekali lagi (third fliring tile) agar bahan penambahan barusan dapat melekat dengan kuat. Kenyataannya sistem pembuatan sebagian type keramik membutuhkan step pembakaran sampai sejumlah 4-5 kali, terlebih untuk keramik kwalitas premium. Makin banyak keramik itu dibakar, makin indah juga akhirnya hingga harga nya juga makin mahal.

Disamping itu, sistem pembuatan granit dikerjakan dengan memberi warna bahan baku terlebih dulu, lantas mencetaknya jadi bentuk spesifik. Sesudah bentuk yg dikehendaki telah jadi, bahan barusan lalu segera dibakar hingga masak. Tersebut mengapa semua susunan dari granit memiliki warna serta motif yg sama persis. Bila sisi depannya berwarna hitam dengan bintik-bintik putih, jadi dapat di pastikan bila sisi belakang granit itu juga berwarna hitam dengan bintik-bintik putih.

Granit juga umum dimaksud single fired tile karna cuma melalui 1x step pembakaran. Pembuatan granit biasanya tidak memakai alur design awal untuk buat motif atau corak. Pembentukan motif/corak cuma dikerjakan dengan mencampurkan beberapa warnanya dengan segera. Oleh karenanya, motif serta corak yg dipunyai oleh granit hanya polos, abstrak, atau bintik-bintik. Berlainan sekali dengan keramik yg memiliki pilihan motif lebih bermacam dengan bentuk gambar yg tegas.

2. Sifat-sifat Fisik

Bila Anda cermati dengan baik, bodi keramik mempunyai warna merah yg beragam macam. Mulai dari warna merah kecokelat-cokelatan s/d merah keputih-putihan. Perlu untuk diketahui, tingkat kecerahan warna itu mengisyaratkan tingkat penyerapan air oleh pori-pori yg dipunyainya. Keramik dengan bodi berwarna merah gelap memiliki tingkat penyerapan air semakin besar dari pada keramik yg bodinya berwarna merah relatif putih. Tersebut mengapa, keramik yg mempunyai bodi berwarna merah gelap harus di rendam didalam air terlebih dulu sebelumnya dipasang di lantai atau dinding.

Sifat-sifat fisik keramik setelah itu yakni ada window frame atau garis berwarna putih yg tidak tertutup bahan pewarna di sekitar tepi keramik. Keramik juga sebenarnya tidak betul-betul mempunyai permukaan yg rata. Permukaan material ini sedikit bergelombang (wavy) akibatnya karena susunan glaze yg tidak menebar dengan rata. Anda harus juga tahu bila keramik ada yg lewat sistem pemotongan terlebih dulu atau tidak. Keramik-keramik yg sudah dipotong (cutting) ini memiliki bentuk yg sama serta pojok siku.

Banding dengan granit yg memiliki permukaan tambah lebih rata serta tidak bergelombang karna sistem pemberiannya dikerjakan mulai sejak pertama kalinya bahan baku juga akan dibuat dan ditangani menggunakan mesin spesial yg berteknologi mutakhir. Sebagian besar granit yg di jual di market termasuk juga cutting tile. Sisi-sisi granit itu dipotong terlebih dulu sebelumnya dikemas agar ukurannya sama, memiliki bentuk presisi, serta mempunyai pojok siku. Hal semacam ini buat granit dapat dipasang dalam susunan yg lebih rapat dengan nat tidak tebal hingga akhirnya semakin bagus dari pada keramik.

3. Daya Kemampuan

Bila Anda memperbandingkan pada keramik serta granit, mana yg lebih kuat pada gesekan serta bentrokan. Jawabannya granit yaitu pemenangnya. Granit memiliki karakter material yg lebih keras serta lebih berat. Hasil desakannya dapat menaklukkan keramik yg notabene mempunyai bobot lebih enteng. Susunan glaze yg tidak tebal pada keramik juga membuatnya mudah tergesek serta terkikis bersamaan dengan berjalannya saat.

Tetapi masalah ketahanan pada kotoran serta noda membandel, keramik lebih unggul daripada granit. Penyebabnya intinya yakni kehadiran susunan glaze yg begitu licin dengan pori-pori super kecil buat noda tidak gampang melekat di permukaan keramik. Bila juga ada noda yg mengotorinya, keramik lebih mudah dibikin bersih. Sedang granit gampang sekali kotor sebab mempunyai pori-pori yg cukup besar. Pemberian bahan pengkilap malah juga akan buka pori-pori hingga lebih mudah sekali lagi terserang noda membandel. Anda mesti rajin menyapu serta mengepelnya supaya lantai granit selalu bersih Memasang Plafon Triplek agar Rapi

 

One thought on “Perbedaan Antara Granit dan Keramik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *